Teori Big Bang Sistem Galaksi

Teori Big BangTeori Big Bang sudah sangat dikenal dengan baik dalam dunia astronomi karena merupakan penjelasan ilmu pengetahuan mengenai alam semesta. Teori ini menjelaskan mengenai ledakan besar yang merupakan asal mula proses terjadinya pembentukan alam semesta dan isinya. Teori ini juga menjelaskan bahwa alam semesta tercipta dari suatu kondisi yang bersuhu panas dan padat pada 13 ribu tahun yang lalu.

Bidang ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai teori Big Bang ini secara spesifik adalah ilmu kosmogoni. Teori Big Bang menjelaskan secara terperinci pembentukan alam semesta dimulai dari adanya ledakan besar.

Akibat ledakan ini, alam semesta yang dahulunya berbentuk satu dan padat, menjadi membesar dan berada dalam kondisi padat hingga berukuran sebesar 2000 kali massa matahari dan tersebar. Lalu terbentuklah partikel dasar penyusun alam semesta yang bersuhu tinggi berupa elektron, proton dan neutron. Partikel-partikel dasar penyusun ini memiliki peranan penting hingga kini untuk tetap menjaga keseimbangan alam semesta dan untuk memastikan alam semesta berjalan sebagaimana fungsinya. Proses ini terus berlangsung hingga ribuan tahun lamanya, dan kehidupan alam semesta mulai tumbuh ketika kondisi partikel tadi telah dingin. Pembentukan protogalaksi pun dimulai dengan adanya peran serta dari gas hidrogen dan helium yang memiliki sifat gas yang rapat dan tidak teratur.

Itulah mengapa saat ini kita mengenal bahwa, di alam semesta banyak tersedia gas helium dan hidrogen, karena kedua gas inilah unsur penting dalam proses pembentukan protogalaksi. Protogalaksi yang terbentuk tidak hanya berjumlah satu, tapi milyaran. Dan penggabungan protogalaksi-protogalaksi ini menciptakan bintang yang merupakan bintang baru yang ada dalam sistem galaksi. Dalam ilmu astronomi, dikenal istilah atau nama lain untuk bintang baru yang muncul dalam sistem galaksi, yaitu supernova.

Bintang baru ini merupakan cikal bakal dari anggota sistem galaksi yang berjumlah jutaan. Salah satu contoh galaksi sangat terkenal, yang tercipta dari kumpulan protogalaksi adalah galaksi bimasakti. Bumi tempat manusia tinggal juga termasuk kedalam sistem galaksi bimasakti dengan bintang yang berperan di dalamnya adalah matahari. Mengapa tercipta teori Big Bang yang menyatakan bahwa alam semesta tercipta dari ledakan besar dan terdiri dari bintang-bintang yang tersusun dalam suatu sistem galaksi?

Hal ini didasarkan adanya pola pergerakan antar sistem galaksi yang selalu mengalami perubahan signifikan setiap tahunnya, selalu mengembang dan membesar serta memiliki pola tertentu. Akan tetapi, meskipun beberapa hasil penelitian, pengamatan dan bukti nyata membenarkan adanya teori Big Bang, masih ada keraguan akan kebenaran teori ini. Masih ada beberapa ahli yang menganggap bahwa alam semesta ini sudah memiliki bentuk yang sama seperti saat ini sejak dahulu kala dan bersifat tetap/tidak akan berubah hingga kapanpun.