13 Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya (Lengkap)

13 Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya (Lengkap)

Kita lanjutkan tema hari ini tentang contoh teks anekdot singkat beserta strukturnya dan pengertiannya secara mendalam dirangkum dengan tepat. Secara umum, teks anekdot diartikan sebagai cerita singkat yang didalamnya terdapat unsur lucu serta memiliki maksud untuk melakukan kritikan. Biasanya, teks jenis ini mempunyai topik tentang politik, layanan publik, sosial, dan lingkungan. Jika anda pernah membaca salah satu cerita singkat yang berbau humor atau berisi tentang guyonan namun menjurus kepada kritik, maka cerita singkat tersebut termasuk sebagai anekdot. Namun, perlu diketahui juga bahwa anekdot tidak hanya berbentuk cerita namun juga bisa berbentuk dialog singkat yang terjadi diantara dua tokoh. Disamping memberi humor, teks ini tentunya juga memuat amanat tertentu, kebenaran secara umum, atau pun pesan moral.

Mengetahui struktur teks anekdot

Sama halnya dengan teks lain, bentuk anekdot juga mempunyai struktur teks. Fungsi dari struktur teks anekdot yaitu untuk membuat teks tersebut menjadi lebih rapi, sesuai, dan juga benar-benar terbentuk. Ketika anda ingin menyusun teks ini, maka dalam strukturnya harus mempunyai lima poin penting, yang meliputi:

     Abstrak

Poin ini menjadi bagian dari struktur yang paling awal. Karena ditempatkan di awal paragraf, bagian ini berfungsi untuk menggambarkan teks secara umum supaya pembaca bisa membayangkan dan mempunyai gambaran tentang apa yang akan dibicarakan di dalam teks tersebut.

     Orientasi

Bagian ini merupakan awal dari kejadian yang ada pada suatu cerita ataupun bagian yang menjelaskan tentang latar belakang mengapa peristiwa utama yang akan dibahas dalam cerita bisa terjadi.

     Krisis

Bagian yang ketiga ini adalah bagian yang menjelaskan tentang pokok permasalahan utama dengan cerita yang unik dan tidak biasa bahkan bisa saja dialami hanya oleh penulisnya sendiri.

     Reaksi

Bagian teks yang satu ini sangat berkaitan dengan struktur krisis. Reaksi merupakan bagian yang akan melengkapi dan berupa penyelesaian masalah yang juga menggunakan beragam cara yang berbeda dan unik.

     Koda

Seperti halnya dengan penutup, bagian ini merupakan struktur yang paling akhir. Koda adalah bagian yang akan menutup cerita utama di dalam teks.

Apa saja ciri-ciri teks anekdot

Selain memahami strukturnya, anda juga harus mengetahui ciri-ciri dari anekdot. Dengan mengetahui ciri-cirinya, anda dapat mengidentifikasikan jenis teks dengan lebih mudah. Selain itu, anda juga bisa membedakannya dengan jenis teks lain. Berikut adalah ciri-ciri teks anekdot yang perlu anda ketahui.

     Menyerupai teks yang mendekati perumpamaan

Perumpamaan yang ada didalam teks dengan struktur anekdot biasanya mendekati bentuk teks dongeng. Dengan kata lain, teks ini layaknya karangan cerita yang berdasarkan imajinasi serta ditambah dengan hal-hal yang bersifat benar-benar terjadi atau nyata di masyarakat.

     Menampilkan figure atau tokoh penting yang dekat dengan kehidupan sehari-hari

Pada sebuah teks dengan struktur anekdot, terdapat figure atau tokoh-tokoh yang ada di dunia nyata serta mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Tokoh tersebut misalnya orang-orang pemerintahan, anggota keluarga, dan lain sebagainya.

     Mempunyai sifat lucu, humoris, menggelitik serta berbau lelucon namun menyindir

 Sama halnya dengan yang telah disebutkan sebelumnya, teks anekdot memang dibuat untuk tujuan memberikan kritik dengan cara yang unik dan berbeda. Terdapat semacam guyonan yang menjadi topic utama dalam teks ini yang memang sengaja dibuat untuk tujuan tertentu, salah satunya untuk mengkritisi atau menyindir. Dalam konteks ini, sindiran biasanya dikaitkan dengan isu-isu sosial yang ada di dalam negeri dan telah menjadi rahasia umum.

     Terselip tujuan atau kritikan

Anekdot juga berpotensi menjadi salah satu sarana untuk mengkritik. Ketika membuat teks, penulis biasanya menyelipkan kritik dengan cara yang lucu dan tentunya lebih bisa diterima dan dipahami oleh masyarakat.

Contoh Teks Anekdot

Kaidah-kaidah teks anekdot

Disamping adanya ciri-ciri serta struktur teks yang berbentuk anekdot, jenis teks yang satu ini juga mempunyai kaidah bahasa dimana yang juga digunakan sebagai pedoman untuk menulis cerita. Kaidah-kaidah dalam teks anekdot meliputi:

     Penulisan struktur yang diawali dengan abstrak serta diakhiri dengan koda.

     Menggunakan pertanyaan dengan ketrampilan bahasa yang efektif, kreatif, atau retorik.

     Menggunakan kata kerja atau kata predikat,

     Menyatakan peristiwa dan bagian dari peristiwa dengan menggunakan konjungsi.

     Menggunakan kata keterangan waktu lampau.

     Menggunakan kalimat-kalimat yang berbau perintah.

     Dibuat secara kronologis dan berurut.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang teks anekdot

Anekdot merupakan salah satu kisah atau karangan cerita yang kemungkinan berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang ditulis secara pendek, lucu, dan singkat yang meliputi beragam jenis topik seperti politik, kritikan, sindiran, hukum, pendidikan dan lainnya. Teks ini biasanya bersifat lelucon atau humor yang artinya berisi tentang bualan atau kisah-kisah lucu. Selain itu, anekdot juga merupakan jenis teks yang menggelitik dimana para pembacanya akan merasa dengan adanya kelucuan-kelucuan yang ada di dalam teks. Bisa saja anekdot bersifat menyindir, membicarakan orang penting, mempunyai tujuan tertentu, menyajikan cerita yang hampir sama dengan dongeng, menceritakan tentang karakter manusia dan hewan yang sering terhubung secara realistis dan umum.

Setiap kisah yang ditulis dalam anekdot tentunya mempunyai tujuan tertentu yang ingin disampaikan oleh penulis. Tujuan tersebut bisa saja disampaikan secara tersirat ataupun tersurat. Pada dasarnya, tujuan merupakan latar belakang bagi penulis atau pengarang untuk menulis teks anekdot. Teks ini bisa saja bertujuan untuk sarana kritik, penghibur ataupun untuk membangkitkan tawa para pembacanya.

Jika anda masih bingung membedakan anekdot dengan jenis teks yang lainnya, anda bisa membedakannya dengan melihat kaidah-kaidah kebahasaan yang digunakan. Untuk anekdot, biasanya menggunakan kata penghubung, kata kerja, urutan peristiwa yang berdasarkan waktu, serta menggunakan pertanyaan berjenis retorik atau kalimat pertanyaan yang tidak wajib dijawab.

Teks yang berjenis anekdot sebenarnya tidak hanya ada dalam bahasa Indonesia namun juga terdapat dalam bahasa Inggris. Dari sisi struktur, kaidah kebahasaan, serta ciri-ciri dari keduanya juga hampir sama. Jika anda ingin mencoba untuk menulis teks yang berjenis anekdot, anda bisa memulainya dengan pengalaman hidup anda sendiri. Cobalah untuk mengingat-ingat kisah lucu yang pernah anda alami. Kembangkanlah cerita tersebut menjadi sebuah teks yang tentunya tidak hanya mengandung lelucon saja namun juga menyampaikan pesan-pesan yang bisa dipahami oleh para pembaca. Jika mengalami kesulitan, anda bisa mencari referensi terlebih dahulu. Banyak sumber yang menyajikan informasi tentang teks-teks yang berjenis anekdot. Lebih baik lagi jika anda mempelajari contoh-contoh teks yang berjenis anekdot supaya mengetahui strukturnya serta cara penulis menyampaikan pesan kepada para pembaca. Karena bersifat lucu dan singkat, teks ini tentunya tidak akan membuat para pembaca merasa malas dan bosan untuk membacanya.

Itulah beberapa informasi penting berkaitan dengan teks yang berjenis anekdot. Setelah membaca artikel ini, para pembaca semoga bisa mengerti serta membedakan teks anekdot dari beberapa jenis teks lainnya. Selain itu, anda juga bisa memahami cara menulis teks berjenis anekdot.