12 Contoh Teks Eksposisi, Pengertian, Struktur & Jenisnya

 Edukasi

Pelajaran hari ini tentang contoh teks eksposisi, kaidah struktur penulisannya, pengertian dan jenis-jenisnya diulas secara lebih terperinci dan akurat. Ketika membicarakan teks eksposisi, tentunya begitu erat hubungannya dengan salah satu mata pelajaran yaitu bahasa Indonesia. Eksposisi merupakan salah satu dari beragam jenis teks yang ada di dalam bahasa Indonesia selain teks deskripsi, teks narasi, teks prosedur, dan masih banyak jenis teks lainnya. Sama dengan teks yang lain, eksposisi juga mempunyai struktur kalimat, ciri-ciri khusus, dan hal-hal lain yang membedakannya dengan jenis teks yang lain. Pada dasarnya, anda bisa menemukan beragam sumber jika ingin mencari informasi berkaitan tentang eksposisi serta contoh teks tersebut di internet, buku, ataupun sumber lainnya.

Dalam dunia pendidikan, eksposisi seringkali dijadikan sebagai salah satu jenis soal dalam beberapa ujian sekolah. Misalnya, soal-soal tersebut dengan kata kunci jenis eksposisi, pengertian eksposisi, struktur, ataupun contoh teks itu sendiri. Dalam hal penggunaannya di kehidupan sehari-hari, teks ini kerapkali digunakan untuk memaparkan ataupun memberikan penjelasan berkaitan dengan suatu kejadian secara terperinci dari sudut pandang orang yang bercerita tersebut. Berikut adalah beberapa penjelasan yang berkaitan dengan teks yang berjenis ekpsosisi.

 

Gambaran umum tentang pengertian teks eksposisi

Bagi anda yang sudah pernah mempelajari tentang jenis-jenis teks, tentunya sudah mengetahui tentang eksposisi. Menguasai berbagai jenis teks tentunya juga membuat anda memahami tata bahasa Indonesia yang benar dan baik. Hal ini karena saat mengarang atau merangkai teks berjenis eksposisi, agar menghadirkan karangan yang baik tentunya memerlukan tata bahasa yang baik mulai dari teknik penyajian, pembendaharaan kata, dan komponen lainnya. Dengan bekal tersebut, anda dapat menciptakan penyajian informasi yang akurat, jelas, padat, dan singkat. Pada dasarnya, pengertian teks eksposisi merupakan jenis teks yang berisi paragraf ataupun karangan yang didalamnya mengandung sejumlah informasi dan pengetahuan. Keduanya disajikan secara akurat, padat, singkat dan juga mudah dipahami bagi para pembacanya. Paragraf atau teks yang berjenis eksposisi bersifat nyata, ilmiah, dan real. Dari sifat-sifat tersebut, teks yang satu ini bisa dikatakan sebagai teks non fiksi.

 

Teks eksposisi: tujuan dan ciri-ciri

Teks yang berjenis eksposisi mempunyai tujuan untuk menjelaskan atau memaparkan sejelas-sejelasnya tentang sejumlah informasi tertentu kepada para pembacanya. Sehingga, dengan membaca teks eksposisi tersebut maka para pembaca akan mendapatkan informasi dan pengetahuan secara detail dan rinci dari suatu hal.

Sama halnya dengan teks-teks lain pada umumnya, teks yang satu ini juga mempunyai beberapa ciri-ciri umum. Ciri-ciri tersebut dapat digunakan untuk membedakan serta menentukan apakah suatu teks termasuk eksposisi atau yang lain. Ciri-ciri tersebut meliputi:

  • Gaya informasi yang bersifat mengajak.
  • menjelaskan pengetahuan atau informasi berkaitan suatu kejadian atau hal-hal tertentu.
  • bersifat netral atau tidak memihak pihak manapun.
  • di dalam teks, fakta digunakan sebagai alat kontribusi dan alat kontritasi.
  • Penyampaian yang menggunakan bahasa kaku serta disampaikan dengan lugas.

 

Teks eksposisi: jenis-jenis dan struktur

Struktur kalimat diartikan sebagai susunan kata yang membentuk sebuah kalimat-kalimat eksposisi. Susunan teks eksposisi meliputi pembukaan atau tesis, isi atau argumentasi, dan penegasan ulang.

Secara umum, jenis-jenis ekposisi adalah sebagai berikut:

     teks eksposisi berita

Memberikan informasi tentang suatu kejadian. Jenis eksposisi yang satu ini seringkali dijumpai dalam surat kabar atau berita.

Contoh :

     teks eksposisi ilustrasi

Jenis eksposisi yang satu ini biasanya menggunakan penggambaran yang sederhana atau bentuk konkret dari ide. Teks ini mengilustrasikan sesuatu yang mempunyai kesamaan sifat. Terdapat frasa penghubung sebagai salah satu ciri yang sering dijumpai.

Contoh :

     teks eksposisi proses

Jenis teks ini berisi tentang tata cara atau panduan membuat sesuatu.

Contoh : 

     teks eksposisi perbandingan

Biasanya menerangkan tentang gagasan atau ide pada kalimat utama yang menggunakan metode perbandingan.

Contoh : 

     teks eksposisi pertentangan

Berisi tentang pertentangan antara obyek yang satu dengan lainnya. Biasa menggunakan beberapa frasa penghubung seperti sebaliknya, meskipun begitu, akan tetapi, dan frasa penghubung lainnya.

Contoh :

     teks eksposisi analisis

Merupakan teks yang berisi tentang proses memisah-misahkan suatu permasalahan dari gagasan utama menjadi beberapa sub-sub bagian yang kemudian melakukan pengembangan dengan berurutan.

     teks eksposisi definisi

Berisi tentang pengertian dari obyek tertentu.

Contoh :

Contoh Teks Eksposisi dengan Tema Lainnya :

TEMA PENDIDIKAN

TEMA KEBERSIHAN LINGKUNGAN

TEMA KEJUJURAN

TEMA KORUPSI

TEMA MANFAAT SAYURAN

 

Teks eksposisi: kaidah kebahasaan

Karena eksposisi merupakan jenis teks yang berisi tentang pengetahuan dan informasi yang dimuat secara padat dan singkat, dimaksudkan dengan membaca teks ini, ilmu pengetahuan para pembaca bisa bertambah dari penjelasan atau paparan informasi-informasi tertentu di dalam teks. Terdapat tiga struktur utama yang dapat membuat teks termasuk dalam jenis eksposisi. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, komponen dari teks eksposisi tersebut meliputi tesis, argumentasi, serta penegasan ulang pendapat.

Tesis atau pernyataan pendapat merupakan bagian dari teks yang berisi tentang pernyataan pendapat atau tesis sang pengarang. Bagian ini juga bisa dikenal sebagai bagian pembuka. Argumentasi merupakan bagian yang berisi tentang alasan-alasan yang bisa memperkuat argument sang penulis dalam menolak ataupun memperkuat suatu gagasan. Sementara itu, penegasan ulang pendapat adalah bagian yang berisi tentang penegasan ulang pendapat sang pengarang teks.

Selain mempunyai struktur serta ciri-ciri, teks eksposisi juga mempunyai unsur kebahasaan atau kaidah kebahasaan yang merupakan ciri kebahasaan yang biasa digunakan untuk mengarang teks ini. Kaidah kebahasaan tersebut antara lain:

     Pronomina

Kata ganti atau pronominal merupakan jenis kata yang menggantikan frasa nomina atau nomina. Pronomina bisa diklasifikasikan menjadi dua jenis yaitu pronomina persona dan nonpersona. Pronomina persona atau kata ganti orang yaitu persona tunggal seperti anda, dia, is, aku, kamu, saudara, -mu, -nya, si-, -ku, dan juga persona jamak yang meliputi kalian, para, hadirin, mereka, kami, dan juga kita. Sedangkan pronominal nonpersona atau kata ganti bukan orang merupakan pronominal penunjuk. misalnya sana, situ, sini, itu, dan juga ini serta pronominal penanya yang meliputi siapa, mana, dan juga apa.

     Kata leksikal

Kata leksikal dalam konteks ini leiputi adverbial, adjektiva, verba, dan juga nomina. Yang pertama yaitu nomina atau kata benda. Nomina adalah jenis kata yang mengacu pada benda baik abstrak ataupun nyata. Di dalam kalimat, nomina biasanya berkedudukan sebagai subyek. Dari segi makna dan bentuk, terdapat nomina dasar serta nomina turunan. Contoh dari nomina dasar yaitu pisau, rumah, meja, gambar, dan lainnya. Sedangkan nomina turunan misalnya kekuatan, pembelian, perbuatan, dan masih banyak lagi.

selanjutnya, verb atau kata kerja adalah jenis kata yang mempunyai arti dasar proses, perbuatan, atau keadaan yang bukan sifat. Biasanya, dalam kalimat, verba berkedudukan sebagai predikat. Dilihat dari bentuknya, verba dibagi menjadi dua macam yaitu verba dasar dan juga verba turunan. Verba dasar adalah verba yang belum mengalami proses morfologis yang meliputi reduplikasi, afiksasi, ataupun komposisi. Contoh dari verba dasar yaitu tiba, jatuh, turun, mandi, dan lain sebagainya. Sedangkan verba turunan adalah jenis verba yang sudah mengalami perubahan bentuk dasar karena adanya proses morfologis seperti mendarat, melebut, makan-makan, dan lain sebagainya. Selain nomina dan adjektiva, kaidah kebahasaan untuk teks eksposisi juga meliputi adjektiva atau kata sifat, adverbial atau kata keterangan, dan lain sebagainya.

Related Posts