12 Contoh Teks Deskripsi + Tujuan, Ciri-Ciri & Jenisnya

Teks deskripsi adalah salah satu jenis teks yang memaparkan atau menjabarkan sebuah obyek tertentu melalui kumpulan kata yang bisa merangsang panca indra. Sehingga, para pembacanya seolah-olah merasakan atau menyaksikan sendiri obyek yang dideskripsikan oleh sang penulis. Ada beberapa aspek yang biasanya dijabarkan melalui teks deskripsi. Aspek tersebut antara lain karakteristik, keadaan, perasaan atau sifat yang dimiliki oleh objek tersebut.

Tujuan teks deskripsi

 Pada dasarnya, deskripsi merupakan salah satu jenis teks yang mempunyai tujuan tertentu sama seperti jenis teks lain pada umumnya. Tujuan dari teks yang satu ini adalah memberikan penjelasan yang utuh kepada para pembacanya agar mereka bisa memahami yang yang sedang dibicarakan dalam teks tersebut dengan jelas, baik yang berupa dalam bentuk fisik ataupun wujud yang abstrak seperti rasa, sikap, dan lain sebagainya. Deskripsi merupakan hasil observasi atau pengamatan. Berkaitan dengan hal ini, informasi yang digunakan untuk memaparkan atau menjabarkan suatu objek atau benda harus jelas, sesuai dengan fakta serta data yang ada pada obyek tersebut.

Apa saja ciri-ciri teks deskripsi

Selain mempunyai tujuan, deskripsi juga mempunyai ciri-ciri yang bisa membedakannya dengan jenis teks yang lain. Di samping itu, ciri-ciri teks deskripsi juga bisa mempermudah para pembaca untuk mengenal jenis deskripsi. Beberapa ciri-ciri para deskripsi antara lain:

     menggambarkan atau menjabarkan suatu objek seperti tempat, suasana tertentu, atau benda.

     melibatkan panca indra yang meliputi pendengaran, penglihatan, penciuman, perabaan, dan pengecapan.

     memaparkan sifat objek dan ciri-ciri fisik objek tertentu seperti bentuk, ukuran, warna, atau kepribadian secara terperinci dan jelas.

     Banyak ditemukan frasa atau kata-kata yang bermakna keadaan atau sifat.

Mengenal macam-macam struktur teks deskripsi

Secara garis besar, paragraf deskripsi mempunyai tiga unsur untuk struktur pembangunnya. Struktur tersebut antara lain:

     Identifikasi yang berisi tentang penentuan identitas seseorang, benda, ataupun jenis obyek yang lainnya.

     Struktur yang kedua disebut klasifikasi yang merupakan elemen penyusun yang bersistem dalam suatu kelompok berdasarkan standar atau kaidah yang sebelumnya telah ditetapkan.

     Bagian terakhir adalah deskripsi yang berisi tentang pemaparan atau gambaran tentang suatu topic atau objek yang ada di dalam paragraf tersebut.

Jenis-jenis teks deskripsi

Teks deskripsi bisa dikembangkan menjadi tiga jenis yaitu deskripsi spatial, subjektif serta objektif.

     teks deskripsi subjektif merupakan suatu paragraf deskripsi yang dalam penggambaran obyeknya menurut kesan yang dimiliki oleh sang penulis.

     teks deskripsi spatial merupakan paragraf deskripsi yang hanya menjelaskan obyek-obyek tertentu berupa tempat, benda, ruang, dan lain sebagainya.

     teks deskripsi objektif merupakan bentuk paragraf deskripsi yang menjelaskan tentang obyek yang digambarkan dengan apa adanya berdasarkan keadaan sebenarnya obyek tersebut. Sehingga para pembaca dapat membayangkan keadaan tanpa adanya penambahan opini yang ditambahkan oleh sang penulis di dalam paragraf tersebut.

Hal-hal yang harus diketahui tentang teks deskripsi

Pada dasarnya, paragraf deskripsi mempunyai gagasan utama yang disampaikan dengan cara memaparkan atau menggambarkan secara jelas objek, peristiwa, atau tempat yang sedang menjadi topik dalam paragraf tersebut kepada para pembaca. Sehingga, para pembaca seolah-olah bisa merasakan secara langsung apa yang sedang diungkapkan oleh sang penulis di dalam teks tersebut. Berbeda dengan teks negosiasi, paragraf deskripsi ditulis supaya para pembaca seakan-akan bisa merasakan langsung apa yang ada di dalam teks.

Jika anda membaca atau menemukan teks yang menggambarkan atau memaparkan sesuatu, bisa saja teks tersebut termasuk paragraf deskripsi. Biasanya, deskripsi menggambarkan sesuatu dengan dijelaskan secara rinci dan jelas serta melibatkan kesan indera yang membuat para pembaca seolah-olah bisa mengalaminya secara langsung. Paragraf deskripsi juga menjelaskan ciri-ciri fisik dari obyek yang dibahas di dalam teks seperti warna, ukuran, bentuk, ciri-ciri psikis, keadaan dari obyek yang dibahas dengan detail dan rinci.

Langkah-langkah menyusun teks deskripsi

Jika anda berniat menulis paragraf deskripsi, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Langkah-langkah tersebut antara lain:

     Menentukan topik atau tema karangan

Dalam hal ini, tema berfungsi untuk dasar sebuah karangan. Dengan tema atau pokok persoalan, pokok pembicaraan atau permasalahan, kita dapat menyusun karangan dengan arah yang jelas. Saat membuat topik atau tema karangan, penulis hendaknya menguasai materi yang akan ditulis. Bagi sebagian penulis, memang sulit menentukan tema karangan sebagai langkah awal. Sebenarnya, hal ini cukup mudah untuk dilakukan yaitu dengan mencari atau mengangkat suatu topik yang sedang hangat dibicarakan atau up to date. Dengan cara ini makan penulis akan lebih mudah menentukan topik atau tema yang cocok saat menulis teks deskripsi.

     Menetapkan tujuan

Dalam menulis paragraf deskripsi, tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai. Dengan tujuan, maka sebuah karangan akan lebih terkonsep secara jelas dan mengarah ke topik pembahasan. Jadi, tujuan adalah hal penting agar karangan deskripsi yang dibuat mempunyai kualitas yang baik. Jangan sampai menulis karangan namun tidak tahu tujuan menulisnya.

     Mengumpulkan bahan atau informasi

Bahan dan informasi adalah bekal bagi para penulis untuk menyusun karangan deskripsi. Tanpa adanya informasi dan bahan, maka sebuah karangan tidak bisa terkonsep dengan baik dan dapat dipastikan jika isi karangan tersebut menjadi tidak jelas. Pengumpulan informasi untuk langkah menyusun teks deskripsi dapat dilakukan dengan mengobservasi, mengamati, ataupun bertanya kepada sumber-sumber yang terpercaya. Hal yang unik adalah setiap penulis memiliki caranya sendiri untuk mengumpulkan bahan dan informasi yang dituangkan melalui paragraf deskripsi.

     Menyeleksi bahan dan informasi

Tiap-tiap bahan dan informasi yang sudah diperoleh tidak bisa langsung dijadikan sumber. Tentunya terdapat beberapa proses penyeleksian bahan serta informasi. Proses seleksi tersebut adalah mengumpulkan informasi serta bahan yang benar-benar akurat dan relevan dengan tema yang akan dibahas dalam paragraf deskripsi.

     Menyusun kerangka karangan

Kerangka karangan bisa memudahkan proses penulisan paragraf deskripsi. Kerangka karangan menguraikan tiap pokok permasalahan agar menjadi bahasan yang lebih terukur dan fokus. Dalam hal ini, kerangka karangan dapat berisi tentang garis besar tentang hal-hal yang akan dijabarkan dalam karangan. Kerangka karangan yang sudah disusun kerangka akan lebih mudah dalam proses penulisan. Menjabarkan kerangka karangan sebaiknya dilakukan satu persatu dari kerangka yang sudah ditulis sebelumnya. Penjabaran kerangka karangan tersebut yang nantinya akan menjadikan suatu karangan menjadi karangan yang terkonsep, utuh, dan tentunya bisa dinikmati oleh para pembaca.

Contoh Teks Deskripsi

  1. Tentang Pantai (Keindahan Alam)
  2. Tentang Hewan=========================
  3. Tentang Pasar=============
  4. Tentang Rumah
  5. Tentang Watak / Karakter
  6. Lain-Lain

    ===============

    ===============

Dalam mengumpulkan bahan dan informasi yang akan dibahas dalam paragraf deskripsi, para penulis dapat terjun secara langsung. Misalnya, jika teks deskripsi ingin membahas tentang keindahan alam di daerah tertentu, penulis bisa pergi ke tempat tersebut. Dengan mengumpulkan bahan dan informasi langsung ke tempatnya, maka informasi yang didapatkan juga lebih terpercaya dan jelas. Selain itu, perjalanan menuju ke tempat tersebut juga bisa memunculkan ide-ide atau informasi yang juga bisa dituangkan dalam paragraf.