Contoh Syair, Pengertian, Jenis dan Ciri-Ciri Syair

Pernahkah anda mendengar tentang syair? Ya, dalam pelajaran bahasa, pembahasan tentang syair tentu saja tidak bisa di lupakan. Kata syair sebenarnya berasal dari bahasa Arab yaitu syu’ur, yang memiliki arti perasaan. Beranjak dari asal kata tersebut, bisa di artikan bahwa syair adalah ekspresi perasaan atau pikiran dari seseorang yang membuatnya. Tentu saja, ekspresi ini di bedakan sesuai dengan tujuannya. Oleh karena itu, bagi anda yang ingin memahami lebih lanjut mengenai syair, maka anda tentu harus mengerti beberapa contoh syair dan juga beberapa hal yang mengitarinya. Nah, kita akan membahasnya secara bertahap di bawah ini.

Pengertian syair

Sebelum membahas tentang beberapa contoh dan macam dari syair, tentu akan lebih baik jika kita membahas tentang pengertian syair terlebih dahulu. Perlu di ketahui, syair adalah salah satu puisi lama yang terdiri dari empat baris dan juga memiliki akhiran yang sama.

Nah, namun, berbeda dengan pantun, syair biasanya di gunakan untuk menggambarkan suatu hal yang panjang. Jadi, meskipun terdii dari empat baris -sama seperti pantun, syair bisa terdiri dari beberapa bait yang menjadikannya sangat panjang. Tentu, tidak ada batasan khusus mengenai berapa bait dari syair yang hendak anda buat. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat beberapa ciri syair yang akan membantu anda untuk membuatnya.

Ciri-ciri syair

Untuk membantu dan memudahkan anda yang ingin membuat sebuah syair, akan lebih baik jika anda mengetahui beberapa ciri dari syair tersebut. Ada beberapa ciri syair yang sebaiknya di ketahui, seperti:

  • syair terdiri dari empat baris dalam setiap baitnya -sama seperti pantun
  • setiap baris dalam syair terdiri dari 8 hingga 14 suku kata
  • arti dalam syair merupakan satu kesatuan
  • memiliki sajak a-a-a-a
  • berbeda dengan pantun, syair tidak memiliki sampiran. Dalam syair, semuanya berupa isi dan makna
  • makna dari syair yang di buat di tentukan oleh bait selanjutnya
  • bahasa dalam syair adalah bahasa kiasan
  • biasanya, syair berisi tentang dongeng, cerita, ataupun nasihat
  • irama dalam syair tercipta pada pertengahan baris (pada suku ke 4-6 kata)

Jenis syair

Sebagaimana di jelaskan di awal bahwa syair di bagi menjadi beberapa jenis. Tentu saja, mengetahui jenis syair adalah hal penting karena makna yang akan di sampaikan di pengaruhi oleh jenis dari syair yang hendak di buat. Secara umum, syair di bagi menjadi 5 jenis yang tentu saja berbeda makna. Nah, apa sajakah jenis syair tersebut?

  • Syair agama

Jenis syair yang pertama adalah syair agama. Seperti namanya, syair ini berisi tentang tema-tema agama yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta petuah untuk para pembaca. Syair agama juga berisi tentang ilmu tasawuf yang mengajarkan kerendahan diri dari penganutnya. Di lihat dari jenisnya, syair ini di bagi menjadi empat jenis, yakni syair ajaran Islam, syair sufi, syair nasihat, dan syair riwayat Nabi. Tentu, syair ini termasuk salah satu jenis syair yang terpenting. Berikut salah satu contoh syair dengan jenis agama.

        apa guna kita berpuasa

        jika lisan masih saja dekat dengan dusta

        puasa hanya sebuah bingkai semata

        tidak ada pahala atau janji surga

  • Syair kiasan

Jenis syair yang kedua adalah syair kiasan. Seperti namanya, syair ini berisi tentang cerita kiasan. Meskipun syair biasanya menggunakan bahasa kiasan, namun dalam syair ini, kiasan digunakan sebagai symbol yang menyatakan perasaan. Biasanya, tema yang diambil adalah tema percintaan. Bisa juga, syair ini digunakan untuk sebuah sindiran terhadap peristiwa yang sudah terjadi. Salah satu contohnya adalah sebagai berikut.

        tenda itu sudah berdiri penuh sahaja

        berhias kelambu dan wewarni bunga

        tapi bagiku, semua hanya nestapa

        wewarni tiada sebab hilang cinta

  • Syair panji

Berikutnya, jenis syair yang harus di ketahui adalah syair panji. Apa maksud dari syair ini? Syair panji adalah jenis syair yang di dalamnya berisi tentang keadaan dan cerita yang terjadi di dalam suatu kerajaan atau istana. Biasanya, syair ini mengisahkan hubungan raja dengan rakyat, konflik kerajaan, atau lainnya. Tentu, syair ini merupakan salah satu bentuk pengajaran sejarah yang baik. Berikut salah satu contoh syair panji.

        Diponegoro murka, ia pergi

        Istana baginya tak layak huni

        Penguasa bermesra dengan kompeni

        Dan rakyat tak tau makan apa hari ini

  • Syair romantis

Sepertinya, syair romantis menjadi jenis syair yang sangat di gemari, terutama bagi mereka yang sedang di rundung cinta. Syair ini biasanya berisi tentang kisah percintaan yang berujung bahagia, rasa rindu pada seorang kekasih, atau lainnya. Sangat banyak macam syair ini yang bisa menggambarkan perasaan seseorang. Hal yang harus anda pahami adalah banyak sekali penyair yang sangat terkenal dengan syair romantis. Nah, lihat salah satu contohnya di bawah ini.

        Wattle bermekar kuning dan indah

        Ia menggambar senyum merekah

        Yang berasal dari bibir merah

        Dari seorang yang berparas indah

  • Syair sejarah

Seperti namanya, syair ini berisi tentang sejarah yang sudah terjadi sebelumnya dan di anggap sebagai sebuah cerita yang begitu penting di kalangan masyarakat. Penyampaian sejarah dengan syair merupakan salah satu cara yang cukup efektif. Biasanya, para pelajar cenderung malas untuk membaca sejarah yang banyak sehingga syair dapat menjadi sebuah alternative. Gaya syair yang pendek dan berirama tentu akan memudahkan mereka memahami isi sejarah yang hendak di sampaikan. Salah satu contoh dari syair sejarah adalah sebagai berikut:

        Bung Tomo berteriak, “Allahu Akbar!”

        Seketika gelora semangat menggelegar

        Pasukan bergerak bak singa lapar

        Menerjang Inggris yang mulai terkapar

Nah, dari beberapa pembahasan di atas, kita dapat melihat beberapa hal menarik dan penting terkait syair. Dapat kita ketahui bahwa ada beberapa jenis syair yang di bedakan sesuai dengan makna yang terkandung di dalamnya. Selain itu, syair yang termasuk jenis puisi lama juga memiliki bentuk dan ciri yang harus di hafalkan saat hendak membuatnya. Syair yang beraneka jenis tadi dapat dijadikan sebagai salah satu cara penyampaian perasaan dan buah pikiran yang unik dan mudah untuk di terima.

Contoh – Contoh Syair Lainnya :

Perbedaan Syair Dengan Pantun

Membuat syair mungkin bagi sebagian orang merupakan hal yang sulit. Hal ini di karenakan syair memiliki aturan yang harus di penuhi agar karya yang di buat dapat di sebut sebagai syair. Namun, jika anda berhasil membuatnya, maka akan ada kepuasan tersendiri yang akan anda rasakan. Syair yang beriama khusus tersebut tentu akan memberikan keindahan tersendiri saat anda membacanya dengan penuh penghayatan. Nah, untuk melancarkan kemampuan anda saat membuat syair, tentu saja membaca beragam jenis contoh syair yang ada merupakan langkah terbaik untuk di lakukan. Cobalah untuk bertukar syair dengan rekan anda dalam berkomunikasi. Hal ini juga bisa membuat komunikasi menjadi lebih menarik dan bermakna. Semoga bisa membantu anda sekalian.