Senam Yoga : Prinsip Dan Sejarahnya

Senam YogaSalah satu contoh lengkap dan detail dari yoga ini ditemukan dalam Yoga Sutras of Patanjali, yang menggambarkan yoga sebagai “ketenangan dalam mengubah pikiran”. Yoga juga secara populer telah diartikan sebagai “penyatuan dengan Tuhan” dalam konteks dan tradisi lain. Berbagai macam tradisi dari yoga bisa ditemukan pada agama Buddha, Hindu, Jain dan Sikh.

Beberapa segel yang ditemukan di situs Peradaban Lembah Indus, diperkirakan telah ada sejak milenium ke-3 sebelum Masehi, menggambarkan gambar-gambar manusia dalam posisi yang mirip dengan posisi-posisi yoga atau meditasi saat ini, menampilkan “bentuk latihan ritual, diperkirakan sebuah awal dari yoga,” menurut arkeologis Gregory Possehl. Ramprasad Chanda, yang mengepalai pengawasan penggalian Peradaban Lembah Indus mengatakan, “Posisi yang tergambar di segel-segel di Peradaban Lembah Indus tidak hanya membuktikan bahwa awal mula yoga berasal dari sini, tapi beberapa segel juga menunjukkan Kayotsarga (posisi meditasi). Posisi yang ditunjukkan bukanlah posisi saat duduk namun saat berdiri.” Beberapa kaitan antara segel Lembah Indus dan yoga serta meditasi saat ini masih banyak diperdebatkan para ahli, sehingga belum dapat diambil kesimpulannya.

Sejarah Mengenai Senam Yoga

Yoga menjadi perhatian dari kalangan terpelajar dunia barat di pertengahan abad ke-19 yang datang bersama dengan topik-topik lain mengenai filosofi Hindu. Hal tersebut dituliskan oleh N.C. Paul di bukunya yang berjudul Treatise on Yoga Philosophy pada tahun 1851. Guru Hindu pertama yang secara aktif mewakili dan menyebarkan aspek-aspek yoga pada masyarakat Barat adalah Swami Vivekananda, yang berkeliling Eropa dan Amerika Serikat di tahun 1890-an. Swami Vivekananda kala itu tidak mendapat penerimaan yang cukup hangat, karena golongan intelektual kurang tertarik padanya.

Di dunia Barat, istilah “yoga” dihubungkan dengan Hatha yoga dan posisi-posisinya atau bentuk latihan maupun senam yoganya. Di tahun 1960-an, ketertarikan dunia barat akan seni spiritual Hindu mencapai puncaknya, hal ini dapat dilihat dari sejumlah besar sekolah Neo-Hindu yang secara khusus dibuka di sekolah-sekolah negeri. Selama periode ini, sebagian besar guru yoga dari India berasal dari dua keturunan: Sivananda Saraswati (1887-1963) dan Tirumalai Krishnamacharya (1888-1989).

Pertumbuhan kedua dari yoga dimulai lagi di tahun 1980-an, ketika Dean Ornish, pengikut dari Swami Satchidananda, mengaitkan yoga dengan kesehatan jantung, menyatakan bahwa yoga adalah salah satu latihan kesehatan fisik yang alami, dan tidak berhubungan khusus dengan agama tertentu.

Sejak 2001, kepopuleran yoga di Amerika Serikat telah berkembang secara pesat. Orang-orang yang berlatih yoga telah berkembang dari angka 4 juta orang di tahun 2001 hingga mencapai 20 juta orang di tahun 2011.