Pengertian Hukum, Tujuan, Jenis Dan Macamnya

Pengertian Hukum, Tujuan, Jenis Dan Macamnya

Pengertian hukum, tujuan, ciri-ciri secara umum dan menurut para ahli memberikan beragam term dan informasi, terkait perangkat yang mengatur hidup manusia. Dewasa ini, kita tentu tidak asing dengan istilah hukum. Banyaknya kasus yang sedang menghangat di kalangan media membuat masyarakat awam mau tidak mau mendengar istilah ini di kehidupan mereka sehari-hari. Nah, mendengarkan istilah ini setiap hari tentu bukanlah sebuah garansi kita akan menjadi tahu tentang pengertian hukum. Ilmu yang satu ini memang merupakan ilmu sosial yang banyak di bahas di kalangan akademisi. Oleh karena itu, agaknya kita perlu untuk mengetahui beberapa hal terkait hukum.

Arti dari hukum

Hal paling pertama yang harus kita ketahui adalah tentang arti dari hukum. Nah, apakah hukum tersebut? Hukum adalah suatu sistem yang di buat oleh manusia yang memiliki tujuan untuk membatasi perilaku, ruang gerak dan aktivitas manusia agar sesuai dengan norma dan kesepakatan yang sudah di sepakati sebelumnya. Di lihat dari pengertiannya, hukum tentu saja memiliki tugas untuk mengatur masyarakat agar memiliki sikap yang teratur dan menjamin kepastian hukum masyarakat. Kita tentu sering mendengar istilah bahwa semua orang memiliki posisi yang sama di mata hukum. Nah, inilah tujuan dari hukum yang sebenarnya bahwa ia akan melindungi masyarakat tanpa terkecuali dan tidak membedakan kelas yang ada.

 

 

Tujuan hukum

Setelah memahami arti dari hukum secara universal, tentu kita juga harus memahami tujuan hukum secara universal pula. Nah, dalam hal ini, hukum memiliki juga sifat yang universal, seperti ketertian, kedamaian, ketentraman, kesejahteraan, dan juga kebahagiaan di dalam tatanan hidup masyarakat. Selain itu, di sisi lain, hukum juga bertujuan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat serta mencegah seseorang untuk tidak menjadi hakim untuk dirinya sendiri.

Jenis hukum di Indonesia

Indonesia sudah sejak lama mendedikasikan diri sebagai negara hukum. Istilah ini juga sering kita dengar di antara upaya pemerintah Indonesia menegakkan hukum di tanah air. Beragam kasus yang muncul tentu saja merupakan ujian dari keseriusan aparat dan pemerintah Indonesia untuk menegakkan hukum yang sesuai dengan cita-cita bangsa.

Hukum secara private di bagi menjadi dua, yaitu hukum private dan hukum public. Salah satu contoh hukum public adalah hukum pidana. Hukum pidana ini adalah hukum yang mengatur tentang hubungan individu dengan masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, yang menjadi titik berat dari hukum pidana ini adalah kepentingan masyarakat atau kepentingan umum.

Dari pengertian hukum tersebut, dapat kita ambil kesimpulan bahwa hubungan tersangka dengan korban bukanlah sebuah hubungan yang di rugikan sebagaimana apa yang terjadi pada hukum perdata. Lantas, bagaimana dengan hukum private? Di sisi yang lain, hukum private di sebut juga sebagai hukum sipil. Nah, hukum yang termasuk ke dalam kategori ini adalah hukum sipil dalam arti luas, yang mencakup perdata dan dagang serta hukum yang mencakup arti sempit, yakni hanya perdata saja.

Bagian dari hukum public sebenarnya lebih luas daripada hukum perdata atau private tadi. Nah, adapun jenis hukum public yang ada di Indonesia selain yang di jelaskan di awal, adalah:

     Hukum tata negara

Hukum ini adalah suatu tatanan keadilan yang mengatur hubungan suatu negara dengan kekuasaan dan alat-alat negara, seperti contohnya hubungan dari pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di Indonesia.

     Hukum adminstrasi negara

Hukum administrasi negara seringkali juga disebut sebagai hukum tata usaha negara. Hukum ini adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk memberikan pedoman terhadap cara menjalankan tugas, baik hak atau kewajiban dari pemegang kekuasaan di dalam suatu negara.

     Hukum pidana

Hukum pidana, sebagaimana sudah di singgung sebelumnya, adalah hukum yang mengatur tentang perbuatan yang di larang agar tidak di lakukan oleh masyarakat umum. Hukum ini juga mengatur tentang balasan dari masyarakat yang melanggar kesepakatan yang sudah di atur dan di sepakati sebelumnya dengan memberikannya sanksi pidana setelah putusan dari persidangan.

     Hukum internasional

Secara umum, hukum internasional adalah hukum yang mengatur tentang hubungan warga negara dengan warga negara lain. Hal ini menjadi landasan untuk menentukan hukuman dari pelanggaran hukum yang di lakukan oleh warga negara asing di Indonesia atau sebaliknya. Salah satu produk hukum dari jenis hukum ini adalah ekstradisi.

Pembagian dan macam hukum

Beberapa penjelasan di atas tidak serta merta menjelaskan tentang pengertian hukum. Nah, pada poin selanjutnya, kita akan membahas beberapa pembagian dan macam hukum sesuai dengan poin yang berbeda. Adapun beberapa pembagian hukum tersebut adalah sebagai berikut:

     menurut sumbernya

Hukum di bagi menjadi beberapa hal, seperti:

–     hukum undang-undang, yakni hukum yang tercatat pada peraturan perundangan

–     hukum adat, yang di dasarkan pada kearifan lokal

–     hukum traktat, yang di tetapkan dalam perjanjian negara

–     hukum jurisprudensi, yang terbentuk karena putusan hakim

–     hukum doktrin, yang terbentuk dari pendapat banyak ahli hukum

     menurut bentuknya

Hukum di bagi menjadi:

–     hukum tertulis, yaitu yang tercantum dalam undang-undang

–     hukum tidak tertulis, atau hukum kebiasaan yang biasanya ada di dalam masyarakat adat

     menurut tempat berlakunya

Hukum di bagi menjadi:

–     hukum nasional, yakni hukum yang berlaku dalam satu negara

–     hukum internasional, yakni hukum yang berlaku hubungan antar bangsa di dunia

     menurut waktu berlakunya

Hukum di bedakan menjadi:

–     hukum constitutum atau hukum positif, yakmi hukum yang berlaku sekarang

–     hukum constituendum, yaitu hukum yang di harapkan berlaku di masa yang akan datang

–     hukum asasi yaitu hukum yang berlaku dimana-mana dan tidak terbatas pada waktu

     menurut cara mempertahankannya

Hukum di bedakan menjadi:

–     hukum material, yakni hukum yang mengatur kepentingan dan hubungan yang berwujud perintah serta larangan

–     hukum formal, yakni hukum yang mengatur tentang cara perlakuan dalam hukum dengan benar

     menurut sifatnya

Hukum di bedakan menjadi:

–     hukum yang memaksa, yaitu hukum yang akan memberikan sanksi pada pelaku meskipun dalam keadaan bagaimanapun

–     hukum yang mengatur, yaitu hukum yang bisa saja di kesampingkan karena peraturan yang di buat oleh masing-masing pihak

     menurut wujudnya

Sesuai wujudnya, hukum di bedakan menjadi:

–     hukum objektif, adalah hukum yang di dasarkan kondisi riil dan berlaku umum

–     hukum subjektif, adalah hukum yang berdasar pada pelaku hukum tersebut. Biasanya merupakan hal-hal yang bersifat personal

     menurut isinya

Menurut isinya, hukum di bagi menjadi:

–     hukum private, yakni hukum yang mengatur tentang hubungan pelaku yang titik beratnya adalah urusan personal

–     hukum public, adalah hukum yang mengatur hubungan negara dengan alat kelengkapan atau hubungan alat kelengkapan negara dengan warga

Demikian beberapa hal terkait pengertian dan macam hukum. Selain memahami pengertian hukum, tentu kita harus senantiasa mematuhinya.