Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa

Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa

Pancasila sebagai dasar negara telah mengalami proses naik turun dalam perjalanannya merekat persatuan dan kesatuan bangsa. Fondasi 5 sila yang begitu unik dan luhur bukan sekedar sila tanpa makna, karena didalamnya termaktub arti yang begitu dahsyatnya bagi bangsa ini. Sebagai warga negara Indonesia pasti kita harus mengetahui arti penting dari setiap lambang yang digunakan sebagai salah satu identitas dari negara Indonesia. Salah satu lambang negara yang sampai sekarang masih dijaga dan memiliki makna yang sangat fundamental adalah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara ini berkaitan erat dengan tujuan dari kemerdekaan Indonesia yang harus dijaga sehingga membentuk negara yang berkaitan dengan makna dari lambang itu sendiri. Nilai-nilai yang terkandung di dalam lambang negara ini sangat diperhatikan dan memang sepantasnya kita ketahui apa makna dari lambang dasar negara tersebut.

Pancasila menjadi dasar negara Indonesia ini merupakan salah satu pedoman menjalankan pemerintahan Indonesia yang berdasarkan kelima asas lambang negara tersebut. Tidak hanya itu saja, Pancasila yang terdiri dari lima asas ini merupakan salah satu dasar untuk menjalankan semua urusan-urusan atau pun permasalahan kenegaraan yang harus diputuskan dengan dilandasi atau pun didasari oleh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Nilai yang mutlak ini juga masuk kedalam Pembukaan Undang-undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945. Di dalam pembukaan UUD 1945 ini dinyatakan “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan indonesia dalam suatu Undang – undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.”

Salah satu falsafah negara yang dapat merangkum dan juga menyimpulkan kehidupan serta cita-cita bangsa dan negara Indonesia yang merdeka ini merupakan landasan negara yang sangat kokoh dan kuat. Landasan negara inilah yang membentuk negara Indonesia sebagai bangunan yang kuat untuk mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur. Tidak hanya masyarakat yang adil dan makmur namun juga mencakup semua nilai yang terkandung di dalam Pancasila itu sendiri. Pernyataan yang sudah dicantumkan dalam pembukaan UUD 1945 alenia ke-empat ini bisa menjadi landasan untuk semua rintangan dan hambatan dari dalam maupun dari luar. Dengan memahami makna dari Pancasila sebagai dasar negara ini bisa menjadikan masyarakat yang bisa menjalankan asas yang terkandung di dalamnya.

Pengertian pancasila sebagai dasar negara

Dalam pembentukan pancasila ini memiliki tujuan tersendiri. Tujuan yang ingin dicapai dari perumusan Pancasila oleh para pendiri negara Indonesia ini adalah sebagai dasar negara Republik Indonesia. Sesuai dengan pernyataan dari tokoh dalam merebut kemerdekaan Indonesia yaitu Radjiman Wudyodiningrat bahwa hakikat dari Pancasila ini adalah sebagai dasar negara. Pancasila yang dirumuskan oleh beberapa tokoh seperti Muhammad Yamin, Mr. Soepomo serta presiden pertama kita Ir, Soekarno, menyebutkan perlu adanya dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara yang mengandung nilai-nilai atau pedoman penyelenggaraan negara Indonesia ini menjadi pedoman normatif. Sehingga semua bentuk pelaksanaan dan juga penyelenggaraan pemerintah negara Indonesia termasuk peraturan perundang-undangan merupakan cerminan dari nilai-nilai Pancasila. Sehingga semua bentuk penyelenggaraan negara tidak boleh menyimpang dari nilai-nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan juga nilai keadilan. Kelima nilai tersebut menjadi pedoman, tolok ukur, pondasi terbentuknya dan pelaksanaan negara Indonesia.

Salah satu contoh yang sering kita lihat di media sosial maupun alat komunikasi elektronik yang memberikan informasi tentang berbagai masalah yang menyangkut negara akan dilandasi oleh Pancasila. Misal saja pada nilai keadilan yang selalu disangkut pautkan dengan ranah hukum pada dasarnya bisa diselesaikan dengan adil yang mana semua pihak yang bersangkutan baik yang bersalah maupun tidak harus mendapatkan hukuman sesuai dengan apa yang diperbuat. Hukuman ini sudah ditentukan oleh negara dan bisa dilaksanakan dengan adil. Dibentuknya undang-undang ini adalah untuk memberikan pedoman atas semua pelaksanaan negara baik dalam masyarakat maupun pemerintahan langsung. Oleh karena itu, Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia ini harus terus dijaga sehingga tidak ada kesenjangan antar masyarakat serta pelaksanaan negara menjadi semakin baik.

Sejarah Pancasila sebagai dasar negara

Apabila ditinjau dari sejarah pembentukan pancasila sebagai dasar negara, maka kita bisa memiliki kembali sejarah perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan Indonesia di tangan penjajah. Istilah Pancasila sendiri kembali mencuat ke permukaan menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Hal ini terjadi pada saat sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang pertama kali dilakukan pada tanggal 1 Juni 1945 oleh Ir. Soekarno. Dalam pidatonya, Ir. Soekarno menyebutkan tentang kelima asas atau dasar yang mendirikan negara Indonesia. Kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 setelah Indonesia merdeka, PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) menetapkan perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia sebagaimana yang terdapat pada pembukaan UUD 1945 Alenia ke-empat yaitu :

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kelima asas tersebut yang dijadikan sebagai pedoman pembentukan negara Indonesia ini sudah tercantum dengan jelas dalam pembukaan UUD 1945. Sehingga kedudukan Pancasila dalam tatanan negara Indonesia adalah sebagai sumber hukum dasar nasional, sumber cita-cita dan tujuan nasional, sumber penyelenggara bernegara, sumber semangat konstitusi, dan sumber norma tertinggi. Fungsi Pancasila ini memang sangat hakiki dan jelas dalam pelaksanaannya sehingga kita sebagai warga negara Indonesia tidak bisa memungkiri adanya pancasila dan menjadikan pancasila sebagai dasar negara dan filosofi negara Indonesia yang terus dijaga. Cara menjaga semua asas yang terkandung didalamnya yaitu dengan melaksanakan semua aturan dan perintah yang berlaku dan tidak menyimpang dari kelima asas tersebut. Hal ini akan membentuk suatu negara yang demokratis sesuai dengan pancasila.

Dengan pelaksanaan Pancasila sebagai dasar negara ini menjadikan warga negara Indonesia lebih menghargai semua nilai yang terkandung di dalam pancasila dan juga pelaksanaan pemerintahan berjalan dengan baik. Walaupun sampai sekarang masih banyak pro dan kontra yang menimbulkan perpecahan antar warga namun dengan pedoman yang kuat dari Pancasila ini memberikan kekuatan bagi pelaksana pemerintahan yang bertanggung jawab penuh terhadap semua pelaksanaan pemerintahan. Apabila penyimpangan yang terjadi maka setiap anggota yang melakukan penyimpangan harus ditindaklanjuti sesuai dengan penyimpangannya berdasarkan Pancasila. Nah, sebagai warga negara Indonesia yang baik juga perlu mengetahui sejarah terbentuknya Pancasila sehingga kita bisa memaknai dan memahami nilai yang terkandung didalamnya.