Batu Zamrud : Si Biru Yang Mulia

 Pernik

batu zamrudBatu zamrud adalah salah satu jenis dari mineral beril dan berwarna biru berbahan dasar kromium dan terkadang vanadium. Beril memiliki tingkat kekerasan batu sekitar 7.5 – 8. Batu zamrud adalah berilium-aluminium-silikat. Kebanyakan batu zamrud tingkat ketahanannya digolongkan sebagai batu yang rapuh. Batu zamrud terbaik memiliki corak hijau alami dengan sedikit modifikasi dan tingkat transparasi yang tinggi. Batu zamrud dikenal sebagai batu lahir tradisional untuk bulan Mei, serta batu permata tradisional yang melambangkan zodiak Taurus, Cancer dan terkadang Gemini.

Batu Zamrud Terkenal:

Kristal The Gachala Emerald dan Kalung Mackay Emerald (167-karat), keduanya merupakan bagian dari U.S. National Museum of Natural History bersama dengan sebuah cangkir yang terbuat dari batu zamrud asli milik Kaisar Jehangir yang ditampilkan di samping ‘Patricia’, salah satu kristal batu zamrud Kolombia terbesar, yang berbobot 632 karat. Di Istana Topkapi Istanbul terdapat pula berbagai macam perhiasan, alat tulis dan belati, yang dihiasi dengan batu zamrud dan batu permata lainnya.

Sejarah Batu Zamrud

Nama batu zamrud dalam bahasa Inggris adalah emerald yang berasal dari dari bahasa Yunani ‘smaragdos’ yang merupakan kata turunan dari bahasa Perancis Kuno ‘esmeralde’, yang berarti ‘batu permata hijau’.

Batu zamrud tertua yang pernah diketahui ditemukan di dekat Laut Merah di Mesir, yang kemudian dinamakan “Cleopatra’s Mines”, yang berasal dari zaman Mesir Kuno. Batu ini telah lenyap ketika batu zamrud ditemukan kembali di awal abad ke-19.

Sejarah Geologis

Batu zamrud adalah salah satu batu permata tertua yang pernah diketahui. Batu ini telah terbentuk sejak 2600 juta tahun yang lalu. Elemen kromium dan vanadium yang mempengaruhi warna batu zamrud terpusat di beberapa bagian berbeda di lapisan bumi hingga berilium – elemen utama batu zamrud; karena proses tektonik intensif elemen-elemen ini bertemu satu sama lain dan mengkristal lalu membentuk batu zamrud.

Tekanan dari proses geologi memberikan cukup banyak kekurangan pada batu permata ini, begitu juga saat kristal ini sedang terbentuk, beberapa di antaranya memiliki kesempatan untuk ‘sembuh’, sehingga batu zamrud yang memiliki tiga-lapisan seperti batu zamrud Kolombia terbentuk dari rongga rongga yang terisi cairan, dan sering pula berisi gelembung kecil berisi udara dan kristal-kristal kecil. Batu zamrud Kolombia memiliki kadar Kromium tertinggi di antara batu zamrud lainnya.

Tampilan Batu Zamrud

Batu zamrud biasanya memiliki beberapa lapisan dan retakan di permukaannya; namun, batu zamrud dapat dinilai dengan mata telanjang karena batu zamrud adalah batu yang ‘terlihat jelas di mata’ serta dianggap tidak memiliki cacat. Batu zamrud tanpa permukaan yang retak merupakan batu yang sangat langka. Hampir semua batu permata “diminyaki” atau diisi oleh polimer atau resin untuk meningkatkan kejernihan tampilannya.

Related Posts