Batu Ruby Yang Indah

Batu Ruby Yang Indah

Batu RubySebuah batu ruby adalah sebuah batu permata berwarna merah muda atau merah darah, salah satu jenis mineral aluminium oksida. Warna merahnya kebanyakan didapat dari adanya elemen kromium. Nama batu ruby sendiri berasal dari bahasa Latin dari merah yaitu ruber. Jenis lain dari aluminium korondum yang berkualitas seperti batu permata disebut batu safir. Batu ruby disebut sebagai salah satu dari empat batu berharga, tiga batu lainnya adalah safir, zamrud, dan berlian.

Harga rubi biasanya ditentukan oleh warnanya. Warna “merah” yang paling cerah dan yang paling berharga disebut pigeon blood-red, kualitasnya berada jauh di atas batu ruby dengan kualitas sama lainnya. Selain ditentukan oleh warna, harga batu ruby ditentukan oleh kejernihannya: sama seperti berlian, batu yang jernih akan menentukan harga yang tinggi, tapi sebuah batu ruby yang tidak memiliki rutil mirip jarum menandakan bahwa batu tersebut telah dirawat sebelumnya. Potongan dan karat (berat) juga merupakan faktor penting untuk menentukan harga sebuah batu ruby.

Faktor yang mempengaruhi nilai

Berlian dikelompokkan menggunakan kriteria yang dikenal sebagai empat C, yaitu color (warna), cut (potongan), clarity (kejernihan) dan carat (karat atau berat). Begitu pula dengan batu ruby alami, batu ini juga dapat dinilai menggunakan faktor empat C tersebut ditambah ukuran dan daerah asal batu itu sendiri.

Warna: Dalam sebuah penilaian batu permata berwarna, warna adalah satu-satunya faktor yang paling penting. Warna dibagi menjadi tiga komponen; corak, penyerapan dan pola. Yang dimaksud dengan corak sebenarnya adalah yang biasa kita sebut dengan “warna”. Batu permata transparan biasanya memiliki corak berikut: merah, jingga, kuning, hijau, biru, violet. Warna-warna ini dikenal sebagai corak spektral alami. Secara alami sangat jarang sekali corak berwarna alami seperti ini sehingga saat membicarakan tentang corak sebuah batu permata kita harus berbicara tentang corak primer, sekunder bahkan terkadang tersier. Pada batu ruby corak primernya pasti merupakan warna merah. Corak berwarna lain dari batu jenis korondum disebut safir. Ruby mungkin memiliki sejumlah besar corak sekunder. Jingga, ungu, violet dan merah muda merupakan warna sekunder yang paling banyak ditemukan.

Batu ruby terbaik digambarkan memiliki warna merah gelap yang sedang dan cerah. Corak sekundernya menambah kerumitan dari batu tersebut. Merah muda, jingga, dan ungu adalah corak sekunder yang biasa ditemukan dalam batu ruby. Dari ketiganya, ungu adalah yang paling disukai karena, pertama, warna ungu membuat warna merah menjadi terlihat semakin kaya. Kedua, posisi warna ungu dalam tabel lingkaran warna berada di tengah-tengah warna merah dan biru. Di Burma asal sebutan pigeon blood, batu ruby dibuat menggunakan emas murni. Emas murni sendiri merupakan warna kuning jernih. Membuat batu ruby berwarna merah keunguan dalam warna kuning membuat warna kuning menetralkan warna biru komplementer membuat batu tersebut dapat terlihat merah murni dalam pembuatannya.