Bacaan Takbir, Niat, Tata Cara Sholat Idul Fitri-Idul Adha

Bacaan Takbir, Niat, Tata Cara Sholat Idul Fitri-Idul Adha

Mengingat kembali bacaan takbir sholat Idul Fitri & idul Adha, niat sholat idul fitri dan juga Idul Adha serta tata cara yang tepat dalam setiap gerakan sholat sunnah yang satu ini. Sholat Hari raya ini memang ditunggu banyak umat muslim diseluruh dunia, selain memang karena peristiwanya tidak setiap hari, ada banyak makna yang bisa kita gali dalam ibadah yang satu ini.

Melakukan ibadah sholat Idul Fitri dan juga Idul Adha merupakan hal yang paling dinantikan karena datangnya hanya setahun sekali. Selagi masih diberi kenikmatan sehat dan juga mampu, maka laksanakan sholat sunah tersebut dengan penuh khusyuk dan mengharap Ridho dari Allah SWT. Dalam melakukan sholat ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu mulai dari bacaan takbir, niat, tata cara sholat Idul Fitri dan Idul Adha. Tentu saja kesemua rangkaian tersebut memiliki makna sehingga harus dibacakan secara beruntun agar nantinya dalam melaksanakan ibadah yang datangnya hanya satu tahun sekali ini bisa dilakukan baik dan juga benar sesuai degan tuntunan serta ajaran yang tepat.

Dalam Islam, sholat Idul Fitri merupakan sholat yang dilakukan sebanyak 2 rakaat dan dilaksanakan usai menempuh bulan Ramadhan dengan melakukan ibadah berpuasa, tepatnya pada satu syawal. Sedangkan sholat Idul Adha itu merupakan sholat dua rakaat yang dilakukan pada tanggal 10 dzulhijjah. Kedua sholat tersebut dilakukan pada waktu matahari terbit sampai dengan letak matahari condong ke barat. Kedua sholat tersebut juga tergolong menjadi sholat sunah muakad atau bisa diartikan dengan sholat sunah yang paling dianjurkan untuk dilaksanakan sebaik mungkin agar bisa mendapat Ridho dari Allah SWT. Maka dari itu, selagi masih mampu dan masih diberikan kesempatan untuk menjalankan sholat sunah ini, pastikan untuk menjalankannya sebaik mungkin.

Bisa bertemu bulan Ramadhan dan bisa menjalankan sholat sunah Idul Fitri itu memang suatu kenikmatan yang luar biasa. Rasa syukur akan senantiasa menghampiri ketika masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk merasakan bulan suci yang penuh berkah. Maka dari itu manfaatkan moment tersebut dengan melakukan ibadah sebaik-baiknya.

Seputar Bacaan Takbir dan Setelah Takbir Sholat Idul Fitri dan Idul Adha

Malam sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri dan Idul Adha itu biasanya masyarakat ramai mengumandangkan takbir semalam suntuk sampai dengan esok pagi sebelum sholat dimulai.

Lafaz Takbir Idul Fitri

Ternyata, mengumandangkan takbir itu memiliki makna tersendiri dan memberikan banyak sekali manfaat. Membaca takbir juga merupakan cara manusia untuk bisa mengagungkan Allah dengan terus menerus mengucapkan lafadz Allahu Akbar yang artinya adalah Allah Maha Besar. Berkat keagungan Nya, seluruh umat muslim bisa menyelesaikan ibadah dengan baik dan semoga bisa mendapatkan Ridho dari Allah SWT.

Dibawah ini bacaan niat untuk Sholat Idul Fitri:

أصلى سنة لعيد الفطر ركعتين مأموما لله تعالى

Arti dalam bahasa Indonesia bisa dilihat dibawah ini :

=> Aku niat sholat idul fitri dua rakaat (ma’mum) karena Allah Ta’ala.

Lafaz niat dalam huruf latinnnya silahkan baca dibawah ini :

=> Ushollii sunnatal ‘idil fitri rok’ataini ma’muuman lillahi ta’ala

Untuk rakaat pertama bertakbir sebanyak 7X selain takbiratul ihram & di setiap takbir membaca:

سبحان الله والحمد لله ولااله الا الله والله أكبر

Lafaz dalam huruf latinnya bisa anda lihat dibagian bawah ini :

=> Subhanalloh walhamdu lillah wala ilaha illalloh wallahu akbar

Kemudian setelahnya lanjut lagi dgn surat al-fatihah & membaca surat. Setelah itu bertakbir lagi 5X pada rakaat kedua selain takbiratul qiyam.

Mungkin ada yang akan bertanya mengapa hanya bacaan Allahu Akbar saja yang dilafalkan semalam suntuk sampai fajar sebelum menjelang sholat Idul Fitri dan juga Idul Adha? Perlu untuk dipahami, pada dasarnya Allah itu memiliki kalimat yang paling dicintai yaitu berupa kalimat yang dilafalkan pada setiap dzikir. Keempat kalimat tersebut yaitu Subhannallah, Alhamdulillah, Laa ilaha illallah, dan Allahu Akbar. Maka dari itu sebelum melaksanakan solat di hari raya, orang-orang akan mengumandangkan takbir sekaligus merupakan rasa syukur karena bisa menunaikan sholat yang hanya datang satu kali dalam satu tahun.

Dibawah ini bacaan niat untuk Sholat Idul Adha:

Niat sholat Idul Adha dalam bahasa latinnya akan seperti ini yaitu : Ushallî rak‘ataini sunnata li ‘îdil adlhâ ma’muuman lillahi ta’ala

Dalam bahasa Arab bisa anda lihat dibawah ini :

أُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ سُنَّةَ لعِيْدِ اْلأَضْحَى مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَــــــــالَى

Arti dari niat diatas: Aku niat sholat sunah Idul Adha 2 rokaat sebagai makmum karena Allah ta’ala

Setelah itu bacaan setiap setelah takbir pada rakaat ke-1 maupun ke-2 sama seperti waktu sholat idul fitri.

سُبْحَانَ اللهْ وَالْحَمْدُ لِلهْ وَلآ اِلَهَ اِلَّا اللهْ وَاللهُ اَكْبَرْ

Lafaz dalam bahasa latinnya : Subhanalloh walhamdu lillah wala ilaha illalloh wallahu akbar

Sunah yang Dilakukan Pada Saat Hari Raya

Untuk melakukan kedua solat sunah baik sholat Idul Fitri ataupun Idul Adha, terdapat beberapa sunah yang perlu diperhatikan dan bisa diaplikasikan agar ibadah menjadi lebih baik. Berikut ini merupakan beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum berangkat dan melakukan sholat, yaitu:

  1. Mandi dengan bersih, menggunakan pakaian terbaik, berhias diri, memakai wewangian, namun jangan sampai amalan ibadah rusak karena melakukan hal tersebut dengan penuh kesombongan. Maka dari itu dalam berdandan khususnya perempuan itu jangan terlalu berlebihan.
  2. Berangkat pada pagi hari dan melafalkan takbir sebanyak-banyaknya. Untuk takbir pada Idul Fitri itu dimulai sejak matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan sampai dengan pagi hari sebelum dimulainya sholat Idul Fitri. Sedangkan untuk Idul Adha, takbir dilantunkan sejak subuh haru arafah yaitu pada 9 dzulhijah sampai dengan 13 dzulhijjah.
  3. Sebelum sholat Idul Fitri itu diperbolehkan untuk makan terlebih dahulu namun tidak dengan sholat Idul Adha.
  4. Sebisa mungkin jalan ketika berangkat untuk melakukan sholat berjamaah sama antara berangkat dan juga pada saat balik.
  5. Melakukan silahturahmi setelahnya dengan sanak saudara untuk menjalin tali persaudaraan menjadi lebih lengket dan mengucapkan tahniah atau rasa suka cita dengan diberinya kesempatan untuk bisa menikmati perayaan besar setelah menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.
Cara Menunaikan Solat Idul Fitri dan Idul Adha

Seperti yang telah diketahui, sholat sunah yang satu ini memang berbeda dari biasanya bukan? Ya, kedua sholat sunah spesial ini memiliki sedikit perbedaan. Walaupun memiliki 2 rakaat, namun tetap ada gerakan yang membedakan. Nah, berikut ini merupakan teknis untuk menunaikan sholat dan juga khotbah Idul Fitri serta Idul Adha yaitu:

  • Setelah imam tiba, muraqi akan memberi aba-aba jika sholat akan segera dilakukan.
  • Setelah imam sampai di sampai di tempat imam atau yang disebut dengan mihrab, maka lafadh niat sholat Idul Fitri dan juga Idul Adha diucapkan disertai dengan takbiratul ikhram.
  • Setelah itu, seperti permulaan sholat pada umumnya, akan dibacakan iftitah kemudian barulah imam akan membacakan takbir sebanyak 7 kali pada rakaat yang pertama dan kemudian 5 kali pada rakaat yang kedua. Di sela-sela takbir sempatkanlah membaca 4 kalimat yang paling dicintai oleh Allah yaitu subhanallah, alhamdulillah, la ilahaa illallah, allahu akbar.
  • Setelah selesai membacakaan takbir yang ke tujuh pada rakaat pertama, barulah dilafalkan ta’awwudz, surat alfatihah, dan berbagai surat yang di sunahkan yaitu seperti surat al’ala atau surat qaf pada rakaat pertama dan surat yang disunahakan untuk di baca pada rakaat kedua yaitu surat al gasyiyah atau surat al qamar.
  • Setelah selesai menunaikan sholat, muraqi akan memberikan aba-aba lagi jika akan segera dilakukan khotbah oleh sang imam. Kemudian disusul dengan membaca shalawat.
  • Setelah itu khotib segera menaiki mimbar da memberikan khotbah pada seluruh jamaah sholat Idul Fitri ataupun Idul Adha.
  • Sebelum khotib memulai khotbah, muraqi akan membacakan doa terlebih dahulu, barulah kemudian khotib memberikan salam pada seluruh jamaah kemudian duduk.
  • Muraqi terlebih dahulu akan membacakan takbir sebanyak 3 kali dan setelah itu khotib bisa mulai memberikan khotbah pada jamaah sampai dengan selesai.
  • Setelah itu barulah rangkaian sholat Idul Fitri dan Idul Adha selesai dan bisa dilanjutkan untuk melakukan berbagai kegiatan lain bersama dengan keluarga.

Mendengarkan khotbah setelah menunaikan sholat Idul Fitri itu merupakan suatu kewajiban sehingga setelah selesai sholat jangan terburu-buru meninggalkan masjid ataupun tempat yang dilakukan ununtuk menunaikan ibadah tersebut. Sepertinya itulah beberapa informasi yang bisa diberikan seputar sholat Idul Fitri dan juga Idul Adha. Semoga informasi yang telah diberikan bisa memberikan bayak manfaat serta menambah ilmu pengetahuan untuk Anda dan keluarga. Terimakasih telah menyimak informasi di atas dengan baik.