Mengetahui Macam-Macam Arah Mata Angin

Arah mata angin bisa ditentukan dengan menggunakan kompas dan tanpa kompas. Anda juga bisa menentukan arah dengan melihat arah hadap masjid, melihat makam islam, dan lain-lain. Pengetahuan atau informasi yang berkaitan dengan arah mata angin tentunya sangat bermanfaat bagi kehidupan kita sehari-hari. Di sekolahan, pengetahuan tentang mata angin biasanya sudah mulai diperkenalkan sejak Sekolah Dasar. Selain itu, mata angin juga merupakan salah satu materi utama dalam kegiatan pramuka. Mengingat pentingnya informasi tentang mata angin, artikel ini akan menjelaskan tentang hal tersebut. Di harapkan para pembaca bisa memahami dan mendapatkan informasi baru setelah membaca artikel ini.

Macam-macam arah mata angin serta besar derajatnya

Dalam bahasa inggris, mata angin sering disebut dengan cardinal points atau cardinal directions. Mata angin memiliki pengertian sebagai pedoman atau panduan untuk menentukan arah. Cara menyatakan jumlah arah mata angin juga berbeda-beda. Beberapa mengatakan ada empat mata angin, dan beberapa yang lain menyatakan ada delapan mata angin, bahkan ada juga yang berpendapat ada enam belas hingga tiga puluh dua mata angin.

Selain disebutkan dengan namanya, arah mata angin juga bisa disebutkan dengan besaran derajat yang membentuk sebuah lingkaran dengan 360 derajat yang dimulai di 0 derajat di titik utara serta berakhir pada titik 360 derajat lagi di titik utara. Sebagian dari anda mungkin sudah mengetahui delapan mata angin yaitu utara dengan besar derajat 0 atau 360 derajat, timur sebesar 90 derajat, timur laut 45 derajat, selatan 180 derajat, tenggara 135 derajat, barat 270 derajat, barat daya 225 derajat, serta barat laut sebesar 315 derajat.

Bagaimana cara menentukan arah mata angin dengan menggunakan kompas?

Tidak hanya sekedar bisa menghafal serta menyebutkan macam-macam mata angin saja, anda sebaiknya juga bisa menunjukkannya dengan alat penunjuk arah yaitu kompas. Kemampuan ini juga merupakan syarat yang wajib dipenuhi oleh para anggota pramuka agar bisa menyelesaikan test SKU atau syarat kecakapan umum. Untuk bisa menunjukkan arah mata angin, kita mesti harus bisa menggunakan kompas secara dasar. Untuk mencari arah dari mata angin yang menggunakan kompas, terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan, yaitu:

     Meletakkan kompas diatas permukaan yang datar. Tunggulah sebentar hingga jarum kompas berhenti atau tidak bergerak. Saat berhenti, jarum tersebut akan menunjukkan arah utara magnetyaitu pada koordinat 0 derajat atau 360 derajat. Untuk bisa mengetahui mata angin yang lain, anda bisa memperhatikan dial atau permukaan tempat huruf dan angka yang ada di kompas. Garis serta angka yang terdapat dalam dial tersebut adalah besaran derajat yang bisa menunjukkan mata angin yang lain. Sehingga, ketika berniat mencari arah barat barat laut, anda cukup mencari angkat 292.5 derajat atau garis yang mewakili angkat tersebut. sebaliknya, jika anda berniat ingin mengetahui sebuah obyek ada di arah mana, anda bisa melihat obyek tersebut tepat berada di garis atau angka berapa di dalam dial kompas.

     Cara kedua yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan kompas bidik. Jika anda menggunakan jenis kompas yang satu ini untuk mengetahui macam-macam arah mata angin, peganglahkompas secara mendatar serta tenang. Bidiklah sasaran melalui visir melalui celah yang ada pada kaca pembesar. Setelah itu, miringkanlah kaca pembesar kira-kira hingga bersudut 50 derajat dengan kaca dial. Lihatlah garis serta angkat yang menyatakan derajat dalam dial tersebut.

 

Menentukan arah mata angin tanpa menggunakan kompas

Untuk menentukan arah dari mata angin, kompas memang salah satu alat yang bisa dihandalkan. Namun, bagaimana jika dalam keadaan lupa tidak membawanya ketika di suatu tempat dan bingung menentukan arah? Anda tak perlu khawatir karena banyak metode yang bisa dilakukan untuk menentukan arah dengan sangat mudah meskipun tidak menggunakan kompas. Metode atau cara-cara tersebut antara lain:

     Melihat arah matahari terbenam atau terbit

Ini merupakan cara yang paling dasar untuk menentukan arah tanpa menggunakan kompas. Biasanya, matahari terbit dari arah timur dan akan tenggelah di arah barat. Bagi anda yang sedang merasa kehilangan arah di suatu tempat, maka anda bisa melihat matahari di arah mana. Metode yang satu ini bisa dilakukan di pagi hari, saat matahari terbit, dan sore hari ketika matahari terbenam. Siang hari adalah waktu yang kurang cocok karena pada saat itu matahari berada tepat diatas kepala sehingga cukup sulit untuk menentukan arah yang presisi. Untuk mempermudah, anda juga bisa menggunakan jam tangan analog untuk alat bantu penentu arah. Bila pagi hari, sejajarkan dengan arah matahari pada pukul 3, maka jam 12 merupakan utara sedangkan jam 6 adalah arah selatan. Jika sore hari, sejajarkan dengan arah matahari pada pukul 9, bisa didapatkan bahwa jam 6 adalah arah selatan dan jam 12 adalah arah utara.

     Menggunakan silet atau jarum di permukaan air

Cara yang satu ini cukup mudah karena hanya membutuhkan silet atau jarum yang digosokkan ke permukaan kain yang kering. Kemudian, letakkan di atas gabus Styrofoam atau daun. Gabung silet dan juga gabus, letakkan di atas mangkuk yang sudah diisi air sehingga bisa mengapung. Jarum yang digosok pada kain akan bermuatan listrik statis dan akan selalu menunjukkan arah selatan atau utara.

     Memanfaatkan pohon

Memanfaatkan pohon adalah cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui arah mata angin tanpa harus menggunakan kompas. Cukup cari pohon dengan batang yang besar. Perhatikan tiap sisi batang pohon tersebut. Biasanya, sisi pohon dengan batang besar akan selalu terkena sinar matahari dan juga tidak berlumut. Sisi pohon tersebut menunjukkan arah timur. Sebaliknya, jika batang tersebut banyak ditumbuhi oleh lumut, maka batang tersebut menunjukkan arah barat. Bagi anda yang tersesat di malam hari, anda bisa meraba sisi pohon dengan batang besar tersebut dan rasakan suhunya. carrilah sisi pohon dengan suhu paling hangat yang berarti menunjukkan arah barat.

     Melihat kuburan atau makam islam

Jika anda tersesat di suatu pedesaan, anda dapat menentukan arah dengan melihat makam atau kuburan. Biasanya, kuburan islam selalu menunjukkan arah utara dan selatan. Bagian kepala atau batu nisan selalu menghadap barat. Anda bisa menjadikan hal tersebut sebagai patokan penentuan arah. Namun perlu diingat bahwa hal tersebut hanya berlaku di Indonesia saja.

     Melihat arah hadap masjid atau musholla

Sama halnya dengan yang sudah dijelaskan sebelumnya, cara penentuan arah kali ini dengan melihat masjid. Di wilayah Indonesia, masjid biasanya selalu menghadap ke barat. Hal ini karena ka’bah yang merupakan kiblat umat muslim ada di barat Indonesia. Dengan begitu, anda bisa memanfaatkan hal ini untuk patokan dasar ketika menentukan arah mata angin.

     Melihat bayangan benda

Bagi anda yang tersesat di siang hari, anda bisa menentukan arah mata angin dengan melihat ke arah bayangan benda. Sama halnya dengan penentuan arah menggunakan jam, letakkan benda tegak di permukaan tanah. Saat siang menuju sore, umumnya bayangan benda akan condong ke timur. Sebaliknya, jika anda tersesat saat pagi menjelang siang, umumnya bayangan benda akan condong ke arah barat.