7 Keajaiban Dunia Terbaru dan Juga Versi Lama (Lengkap)

7 keajaiban dunia ada di berbagai negara. Beberapa diantaranya yaitu petra di Yordania, Taj Mahal di India, Tembok Raksasa di China, dan masih banyak lagi. Dunia tempat kita tinggal ini mempunyai beragam jenis keajaiban dunia. Umumnya hal tersebut terkenal dengan istilah 7 keajaiban dunia meskipun sebagian versi juga ada yang menyebutnya sebagai lima keajaiban dunia. Apapun versinya, artikel ini akan memberikan beberapa informasi terkait hal-hal atau tempat-tempat di dunia yang sangat menakjubkan.

Ada juga beberapa sumber yang menyebutkan delapan keajaiban dunia. Namun karena hal tersebut masih terbilang kontroversi, maka tidak akan dibahas dalam artikel ini. Perlu diketahui, pemberian nama ajaib untuk bangunan atau tempat yang diakui saat ini sebenarnya dipelopori oleh Antipater Sidon pada sekitar tahun 140 sebelum masehi. Beliau mengumpulkan dan juga menuliskan beberapa tempat terindah dan terbaik yang ada di dunia dimana orang-orang akan berdecak kagum ketika menyaksikannya. Saking indahnya bangunan atau tempat tersebut bahkan hingga disebut sebagai keajaiban. Di Indonesia sendiri, Komodo Island atau pulau komodo juga sempat masuk menjadi nominasi dari tujuh keajaiban tersebut namun sayangnya belum beruntung dan belum diakui sebagai keajaiban.

Daftar tempat atau bangunan yang termasuk 7 keajaiban dunia terbaru

  • Taj Mahal

Salah satu keajaiban yang ada di dunia ini berbentuk monumen yang ada di Agra, negara India. Kaisar Mughal Shah Jahan bin Jahangir adalah yang memerintahkan dibangunnya monument tersebut sebagai kuburan bagi istri Ratu Arjumand Banu Begum atau Mumtasul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Proses pembangunan Taj Mahal membutuhkan waktu selama kurang lebih 22 tahun yaitu sekitar pada tahun 1630 dan selesai sekitar tahun 1653. Bangunan ini merupakan sebuah karya yang luar biasa yang dihasilkan oleh para arsitek Mughal. Kaisar Mughal Shah Jahan memiliki harta yang cukup banyak ketika ia memerintah. Sehingga, saat istri tercintanya wafat sekitar tahun 1631 yaitu saat melahirkan putri cantiknya yang bernama Gaughara Begum sebagai anak yang ke-14, dibangun Taj Mahal tersebut. Pada akhirnya, saat menginjak tahun 1983, Taj Mahal diakui atau diterima sebagai salah satu dari tujuh monumen atau situs warisan dunia oleh UNESCO.

  • Roman Colosseum

Keajaiban selanjutnya yaitu Colosseum Roma yang didirikan pada zaman mediterania kuno. Roman Colosseum yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai coloseum Roma merupakan suatu simbol dari semangat gladiator serta romawi yang bertarung atau bermain darah di Amphiteater Colosseum. Sebelumnya, salah satu bangunan 7 keajaiban dunia ini disebut sebagai The Elips Colosseum, yang awalnya bernama Flavian Amphitheatre. Arsitek yang menangani pembangunan koloseum ini bernama Vespasian. Beliau membangun tempat tersebut sebagai wadah untuk pertunjukan pertarungan-pertarungan yang terjadi antar gladiator bahkan pertarungan tersebut terjadi hingga mati. Amfiteater atau juga disebut Flavian Amphitheatre sempat masuk dalam 69 keajaiban di dunia pada abad pertengahan. Bangunan ini terletak di kota Roma yang pada saat itu dipimpin oleh seorang walikota Vespasian ketika era Domitianus dan pada akhirnya diselesaikan oleh Titus yang notabene adalah anaknya sendiri. Kapasitas dari jumlah penonton yang dapat ditampung oleh koloseum ini mencapai sekitar lima puluh ribu orang.

  • Pyramid di Chichen Itza

Salah satu keajaiban dunia yang terbaru ada di bidang arkeologi yaitu The sacred Pre-Hispanic site of Chichen Itza. Situs ini terletak di timur semenanjung Yucatan, meksiko. Arti dari nama situs ini yaitu dekat tepi air dan menjadi kota yang paling besar bagi suku Maya. Situs yang merupakan salah satu 7 keajaiban dunia ini adalah sebuah pyramid yang dibangun pada masa pemerintahan sekitar tahun 900 sebelum masehi dan 750 masehi. Sejatinya, bangunan ini merupakan kompleks yang mempunyai luas kurang lebih lima kilometer persegi yang terdiri dari rumah berlapis dan juga tersebar. Struktur dari bangunan ini mirip dengan struktur El Castillo, kuil Warriors, The Great Ball Court, dan lain sebagainya. Komposisi dari susunan bangunan ini terdiri dari batuan halus yang bergaya Maya Toltec. Saat ini, situs Chicen Itza berstatus tutup karena masih dalam proses perbaikan. Sebelumnya, tempat ini merupakan obyek wisata dengan jumlah kunjungan lebih dari satu juta wisatawan tiap tahunnya.

  • Machu Picchu

Dalam bahasa Quechua Machu Pikchu, Machu Picchu mempunyai arti gunung tua. Penduduk setempat sering menyebut tempat ini sebagai The Lost City of Inca atau kota inca yang hilang. Julukan ini sebenarnya berdasarkan pada lokasi tempat reruntuhan para suku bangsa Inca Pra-Colombus yang ada di kawasan pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.350 mdpl lebih tepatnya di 70 km barat laut dari kota Cusco di lembah Urubamba, negara Peru. Machu Picchu dipercayai sebagai salah satu warisan kekaisaran Inca yang dibangun pada sekitar abad ke-15 di tengah-tengah hutan hujan tropis yang mempunyai alam yang eksotis. Susunan dari struktur situs yang bersejarah ini terdiri dari lantai yang cukup landai dengan dindingnya yang berukuran cukup besar serta ukiran alami yang banyak terlihat di bagian teras.

  • Petra di Yordania

Petra juga merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia dalam bentuk situs arkeologikal. Situs ini berlokasi di Musa, Petra, Ma’an, Yordania. petra mempunyai arsitektur yang sangat luar biasa karena dipahat pada batu yang cukup besar. Tidak hanya sekedar membangun situs arkeologikal saja, di sekitar tempat ini juga terdapat sistem perairan yang dibangun. Berdasarkan beberapa sumber, petra dibagun pada sekitar tahun 312 sebelum masehi.

Bagi anda yang sempat menonton film Transformer mungkin pernah melihat salah satu situs 7 keajaiban dunia ini. Petra adalah situs yang ada di dataran rendah diantara Gunung Hor. Situs ini belum diketahui oleh dunia sampai sekitar tahun 1812 Masehi. Pada saat itu, seorang pengembara yang berasal dari Swiss bernama Johan Ludwig Burckardt melihat tempat ini untuk pertama kalinya. Petra kemudian dinobatkan menjadi warisan dunia oleh UNESCO pada tanggal 6 Desember 1985.

  • Great Wall of China, tembok raksasa China

Ketika berada di sekolah dasar, sebagian dari anda mungkin mengetahui salah satu 7 keajaiban dunia ini dengan sebutan Great Wall of China atau Tembok Besar China. Namun sebenarnya tempat ini juga bisa disebut sebagai Tembok Raksasa Tiongkok. Bangunan ini bukanlah sembarang tembok. Perlu diketahui bahwa tembok ini adalah tembok yang terbesar dan terpanjang yang pernah dibangun manusia. Tempat ini kemudian ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 1987.

  • Hagia Sophia

Hagia Sophia atau Aya Sofya sebuah bangunan yang terletak di Turki. Dari masa pembangunannya di tahun 537 M sampai 1453 M, bangunan ini merupakan katedral Ortodoks dan tempat kedudukan Patriark Ekumenis Konstantinopel, kecuali pada tahun 1204 sampai 1261, ketika tempat ini diubah oleh Pasukan Salib Keempat menjadi Katedral Katolik Roma di bawah kekuasaan Kekaisaran Latin Konstantinopel. Bangunan ini menjadi masjid mulai 29 Mei 1453 sampai 1931 pada masa kekuasaan Kesultanan Utsmani. Kemudian bangunan ini disekulerkan dan dibuka sebagai museum pada 1 Februari 1935 oleh Republik Turki. (wikipedia)

7 Keajaiban Dunia Versi Lama :

1. Candi Borobudur Indonesia
2. Taj Mahal India
3. Tembok Raksasa China
4. Kolosseum Italia
5. Ka’bah Arab Saudi
6. Menara Pisa
7. Menara Eifel

Sebenarnya, tujuan awal dari pembangunan tembok raksasa yang ada di China adalah sebagai pertahanan di bidang militer untuk menjadi penghalang para musuh dari sisi bagian utama. Konon, saking besarnya ukuran tembok ini, jika kita melihatnya dari bulan, salah satu 7 keajaiban dunia ini bisa terlihat. Dinding-dinding pada tempat tersebut didirikan pada sekitar 220 sebelum masehi. Pembangunan tempat ini bisa diselesaikan pada masa pemerintahan kaisar Dinasti Ming, sekitar tahun 1368 hingga 1644 dengan total panjang kira-kira 21.196 km atau sekitar 13.170.